Prologue
yup! Sudah tak dapat dipungkiri lagi, serta dipertegas dengan deret panjang status facebook milikku akhir-akhir ini, bahwasanya i have a crush on with someone.
It’s not bad, but it’s not good either.
Aku benci mengalami rasa tergila-gila, candu, meledak-ledak, sumringah dan lainya yang termasuk dalam golongan kata-kata tersebut. Untuk itu aku perlu distraction, pengalihan.
Sayangnya Game sudah tidak dapat menjadi pelarian, jadi diperlukan object pengalih perhatian yang lain,
apakah itu? Atau siapakah dia?
Well, dia adalah Simon Pegg!
First Meet
Waktu itu hari jumat pukul setengah tujuh malam, keadaan hati galau segalau perut yang memang meronta-ronta meminta makanan. Satu jam yang lalu masih ada semur orok kucing, tapi sekarang sudah raib. Yang ada tinggal kecoak rica-rica sepiring penuh sisa tadi siang. Apakah ini edible?? Daripada mati kelaparan, keluar aku mencari makan.Beberapa menit kemudian, aku telah duduk di sebuah bilik warnet dengan junk food + coke, wew!!
Menyalakan aplikasi tivi melihat big brother indonesia bersama simpedes daily show. Tentu saja google chome terminimize rapi dengan tanda muter-muter loading. Duile, ini yang di load apa sih lama banget, begitu pikirku.
Daripada ndomble nunggu iklan kelar, Kubuka koleksi film warnet kenamaan dibilangan godean tersebut, duile bahasa gue, udah kayak infotaimen.
Ku temui film “Paul”.
Paul? Paul Gurita kali ya…
Tanpa melihat lebih dahulu, karena waktu itu bigbrothernya udah main, copy aja deh, daripada pulang tangan kosong…
Sesampai dirumah, para makhluk rumahan sudah tergeletak di dalam peraduan masing-masing.
Ini jumat. Artinya bioskop nya fridaymovie mania. Artinya movie yang diputar dapat dipastikan rerererun, diputar berkali-kali. Eih, aku kan masih punya Paul.
Mari habiskan malam bersama Paul. You know what, instead squid/kraken/tentacles[or anything octopus] ,It’s a ALIEN??!!,
Hari berikutnya, malam minggu. Malam yang indentik dengan couples, love and crush on! Omg!!! Siksaan dahsyat!!! I really needed Distraction!! Then I ruled tv, channel 3rd,
Big brother kelar dengan keluarnya Widi. Habis BigBrother adalah bioskop transtv, judulnya “Hot Fuzz”.
Polisi bernama Nicholas Angel.
Wait! Wait!
Who is that?
Who is Nicholas Angel?
He’s familiar as he was my neighbour,
oh my, pemeran Nicholas Angel sama dengan pemeran willy di film Paul!
Who?


He is Simon Pegg[Sai-men Pekh]
Simon Pegg
Sudah tidak diragukan, apa yang aku suka pasti jadi legenda. Maka aku proudly present a new comedian Simon Pegg to you all!!!

Apakah kalian pernah menonton Mission Impossible 3 dan Star Trek 2009? Mengenali Pegg?
Tidak???
Wajar, karena dia bukan actor A-class box office.
Lantas mengapa aku berani memperkenalkan actor kacangan pada kalian?
Kacangan?? No, he’s not!
Alasannya mengapa menyukainya
pertama
Simon Pegg seorang British.
Yihha!! U.K.!! Aksen Great Britain yang kental dan gaya comedy yang berbeda dari USA joke.
Kedua
Red hair and Green eyes Ternyata dia mengalami Heterochromia, jadi bukan ijo. Rambut, Ga tau kenapa, padahal menurutku dia pirang/blonde tapi wacana yang kubaca bilang itu rambut merah, memang sih dibeberapa photo ada yang merah.
Paling penting, dia lahir 14 februari.
[ini apanya yang penting sih?]
Ketiga
Dia actor, komedian, penulis, sutradara dan produser. Sayang,
dia atheis. Dia sekolah di Castle Hill Primary School, Brockworth Comprehensive
Secondary School, King’s School Gloucester, dan kemudian Stratford- upon-Avon College untuk belajar sastra inggris dan Performance. Pegg belajar drama di University of Bristol and wrote his undergraduate thesis on “A Marxist overview of popular 1970s cinema and hegemonic discourses”. Dia menulis buku berjudul Nerd do Well.
Tweet terakhirnya
“I’ve decided not to tweet for two weeks to raise awareness of the importance of lowering awareness of oneself in the social media universe.”
…..
[speechless]
Filmgraph
Aku tidak merekomendasikan semua movie-movie yang ada dianya, mengingat movienya kebanyakan bukan A-Class.
Mungkin list dibawah ini bisa menambah list film mengisi waktu senggang
Shaun of the Dead

trailer
Blooper
adegan favoritku
2.36 Ed(Nick Frost) menjawab dengan asal pertanyaan Shaun tentang “wanita yang disana”
5.53 Shaun sedang bertanya “berapa banyak”, tiba-tiba…
6.31 dengarkan cara Shaun mengatakan “alive”
7.05 senjatanya…
8.00 mau bilang back of malah…
Hot Fuzz
Nicholas Angel, petugas polisi di London yang terlalu sempurna sampai-sampai membuat polisi yang lain terlihat buruk. Akhirnya atasannya menyingkirkan dia dengan cara mengirimkan ke Sanford, desa percobaan di daerah terpencil. Desa dengan tingkat kriminalitas mendekati nol.
Apakah benar desa itu memang memiliki catatan kriminal yang sedikit, atau ada oknum tertentu dengan tujuan tertentu membuat kriminalitas menjadi sedikit??
trailer
blooper
Favoritku
Menit 2.43 ketika Nicholas memergoki pengutil di swalayan
menit 3.39 Nick Frost mengajak ke pub
Menit 8.34 Nick Frost, Simon Pegg dan kamera sudah take gambar bagus-bagus dan serius, ealah malah…
Run Fatboy Run
trailer
How To Lose Friends And Alienate People
ada megan fox, aku belum liat sih. settingnya di New York… weew…
burke and hare
Seperti judulnya, film ini mengisahkan Burke dan Hare. Dua orang Irlandia yang bermigrasi ke Scotland. Edinburg, Scotland adalah kota yang terkenal dengan Sekolah Medis, terlebih dibidang Ilmu Bedah. Tersebutlah Monro dan Knox, dua profesor yang saling bersaing ilmu bedah. Monro telah mendapat resmi His Majesty untuk “membedah” mayat dari kriminal yang dihukum gantung. Hal ini membuat Knox kesulitan mendapat mayat segar untuk dibedah.
Suatu hari, Penghuni penginapan milik istri Hare meninggal, tak mau direpotkan dengan mayat, Hare berinisiatif menjual mayat itu kepada Knox. Knox membayar 7 pound untuk sebuah mayat segar. Hal ini membuka jalan baru bagi Hare dan Burke.
Bisnis pun dimulai….
Awalnya Hare mengajak Burke menggali kubur untuk memasok mayat kepada Knox, namun mereka tidak melanjutkannya. Selain karena pasukan Militia pernah sempat memergoki mereka di graveyard, mayat hasil gali kubur dinilai tidak fresh. Hare pun, bersama Burke memilih mem-burking para homeless dan orang tua yang tak punya family. Mayat para korban kemudian disetor kepada Knox.
Seiring cerita, Burke akan bertemu (jatuh cinta pandangan pertama) dengan Ginny, wanita di bar yang menurut Burke memiliki talenta yang besar. Sambil menyembunyikan pekerjaan Burke kepada Ginny, Burke menawarkan untuk mendanai pertunjukan teater Ginny…
Dalam film ini, akan banyak logat unik yang menurutku gimana ya, aneh aja…
Meskipun banyak pembunuhan, film ini dikemas tidak Horror kok.
Sekedar info, film ini based true story lho… Ada tokoh terkenal dibidang ilmu pengetahuan yang lahir diakhir cerita ini, kira-kira siapa ya?
Paling menarik dari film ini adalah bagian endingnya, “ooohhh…”
Epic tingkat tinggi, sangat mengharukan…
paul
Pegg juga mengisi suara Buck di film Ice Age DoTD dan Reepicheep dalam The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader


Oh iya, sebagai sutradara, bersama Edgar Wright, dia berencana membuat Trilogi, “Blood and IceCream Trilogy”
Sejauh ini Trilogi tersebut baru digarap 2 film.
Film yang manakah itu?? Find out sendiri ya…
petunjuk: Ice cream, rasa Ice cream yang dimakan melambangkan “sesuatu”. They are Nerd who is Genius….
kuharap dapat nonton bareng film ketiga dari trilogi itu bersama kalian…

jadi, bagaimana menurut kalian?
He is funny or not???

2 tanggapan kepada “One of Distraction : Pegg”
ceracero
Mei 21st, 2011 pukul 19:24
komputerku langsung ngehang mbukak page iki -__-
hahaaaaa
well, mmmmm
yeaaahh i love reepicheep!!
heartkreuzz
Mei 22nd, 2011 pukul 12:58
aku tidak tahu cara memakai spoiler di wordpress….